Rektor Unila Hadiri Talkshow KPU “Mengenal Lebih Dekat Cagub 2018”

SEBAGAI institusi Pendidikan Tinggi, Universitas Lampung (Unila) turut mendukung proses pemilihan Gubernur Lampung 2018 yang akan dihelat dalam waktu dekat. Hal itu dibuktikan dengan hadirnya Rektor Unila Prof. Hasriadi Mat Akin, memenuhi undangan KPU pada Talkshow “Mengenal Lebih Dekat Cagub 2018”, di Ballroom Novotel Lampung, Sabtu (9/6/2018).

Kegiatan ini merupakan rangkaian acara yang diinisiasi KPU dengan tujuan mendekatkan masyarakat agar lebih mengenal calon dan calon wakil Gubernur Lampung 2018.

Pada kesempatan itu Rektor Unila menyampaikan, banyak sekali pekerjaan rumah yang harus dipikirkan Kepala Daerah terpilih. Calon-calon ini merupakan orang-orang terbaik di Lampung, dan siapa pun yang memimpin Lampung harus optimistis untuk maju.

Prof. Hasriadi mengatakan, dalam Keppres Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pembangunan Jangka Panjung Nasional, pembangunan ke depan tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi dan pemerataan sosial, tetapi kelestarian lingkungan hidup. “Menyatukan ketiga permasalahan ini merupakan tantangan yang sangat berat,” ujarnya.

Indonesia cukup ambisius menjadi pelaku ekonomi yang sangat besar di dunia. Ia pun berpesan, kepada Gubernur terpilih, Lampung harus berkontribusi memajukan ekonomi Indonesia yang raksasa. Dalam tantangan ke depan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bertumpu pada sumber daya alam.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) 2,6% sumber daya alam Lampung berasal dari kepala sawit. Pengeluaran sumber daya alam di Indonesia berdampak pada penurunan kualitas lingkungan hidup. Penurunan lingkungan hidup dan pihak lain menyediakan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam, dan ini sama sekali bukan pilihan yang bijak.

Ekonomi di negara Indonesia tidak bisa berkembang dengan cara seperti itu. Kerusakan lingkungan harus diminimalkan. Lampung masih menduduki provinsi termiskin ketiga di Sumatera namun memiliki potensi sumber daya produksi kopi, singkong, dan nanas terbesar. Hal itu sangat berkebalikan. “Maka itu Gubernur terpilih diharapkan mampu menjawab tantangan besar ini di mana prestasi industri dan kesejahteraan masyarakat sama sama meningkat.”

Di acara yang sama Ketua KPU Nanang Trenggono mengatakan, KPU memiliki satu program yang cukup serius yakni program peningkatan APBD Lampung pada 2020 oleh Gubernur Provinsi Lampung 2018.

Oleh karena itu pasangan calon Gubernur terpilih harus memiliki visi menciptakan APBD mencapai Rp10 triliun, Rp15 triliun atau Rp20 triliun karna kunci pembangunan adalah APBD yang maksimal.

Turut hadir Pjs. Gubernur Lampung yang diwakili, Kapolda Lampung, dan Pimpinan Bawaslu.[Mamanda Ginting_Humas]