Pengurus Al Wasi’i Isi Ramadan Dengan Talkshow 3 Rektor

IMG_2973
IMG_2974
IMG_2977
IMG_2984
IMG_2997

(Unila): Pengurus Masjid Al-Wasi’i menyelenggarakan Talk Show Satu Jam Lebih Dekat Bersama Rektor 3 Generasi
dengan tema “Pemimpin Cerdas untuk Unila Emas”, Rabu (30/05/2018), di masjid setempat.

Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Ir. Muhajir Utomo, M.Sc. (Rektor Unila Tahun 1998-2007), Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S. (Rektor Unila Tahun 2007-2015), dan Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin M.P. (Rektor Unila tahun 2015 hingga sekarang).

Menurut Megi Adiguna (Agribisnis 2013) selaku panitia pelaksana, talk show ini merupakan rangkaian kegiatan SAHARA (Sejuta Hikmah Ramadan). SAHARA merupakan acara tahunan Masjid Al-Wasi’i yang terselenggara setiap bulan Ramadan.

“Di momen ramadan tahun ini, untuk pertama kalinya masjid Al Wasi’i mengundang Rektor Unila 3 generasi yang pernah menjabat Rektor di eranya untuk ikut dalam talk show,” jelas Megi saat diwawancarai.

Dalam sesi talk show, secara bergantian moderator meminta narasumber untuk menarasikan kisah kepemimpinan Rektor saat menjabat pada periode masing-masing.

Dalam pemaparan kisahnya, Prof. Muhajir Utomo menjelaskan, Unila merupakan universitas yang strategis di Sumatra dulu dan sekarang. Ia mengatakan, tantangan di masa sekarang berbeda dengan masa 20 tahun yang lalu saat ia menjabat Rektor.

“Waktu itu perkuliahan sangat tebatas, sarana dan prasarana serta SDM juga terbatas, perjuangan saat itu terus begulir hingga sekarang dengan merekrut dosen berintegritas kemudian menyekolahkan dosen muda ke jenjang lebih tinggi,” kenang Muhajir.

Ia mengungkapkan, pendidikan itu merupakan salah satu cara untuk mengubah masa depan. Aktif berorganisasi perlu dilakukan untuk memberikan nilai tambah pada poin akademik.

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Sugeng P. Harianto, juga membagikan cerita saat ia menjadi orang nomor satu di Unila saat itu. Ia menjelaskan, gelar profesor yang ia peroleh tak luput dari dorongan Prof. Muhajir Utomo kala itu.

“Selain terus melanjutkan program Prof. Muhajir, saya pun waktu dulu sangat disuport oleh beliau agar segera menjadi seorang profesor,” pungkasnya.

Untuk menjadi yang terbaik menurut Sugeng, bukan hanya IPK namun ada persentase lain seperti lama studi dan prestasi organisasi. Ia berpesan, bila suatu saat kelak menjadi pemimpin, jangan hanya mementingkan diri sendiri karena Unila akan berjaya apabila sivitasnya bekerja bersama-sama dengan semangat dan bersungguh-sungguh.

Selanjutnya Prof. Hasriadi Mat Akin, dalam talk show yang dihadiri ratusan audien itu menyampaikan persoalan yang akan dihadapi oleh generasi masa sekarang dan yang akan datang. Ia mengatakan, era globalisasi memang membawa segudang manfaat, tetapi juga globalisasi membawa malapetaka, yakni mengubah tingkah dan prilaku.

“Generasi Z adalah generasi yang akan memimpin negara di masa depan. Dibutuhkan pikiran untuk menjadi inovatif dan kreatif. Selain itu, pemimpin kelak harus memiliki raga yang prima, yakni bebas narkoba dan berintegritas,” papar Hasriadi.

Talk Show berlangsung mulai pukul 16.00 WIB sampai menjelang berbuka. Selain talk show, SAHARA Masjid Al Wasi’i juga menggelar iftor jama’i atau buka bersama, taklim qobla zuhur, ceramah menjelang tarawih, kajian ba’da salat subuh, dan kajian rutin ramadan. [Riky Fernando/Inay_Humas]