Nusantara Mengaji Hidupkan Syiar Islam di Tengah Globalisasi

36988131_469243336869220_973320420558110720_o
37054973_469243886869165_1286652544092733440_o
37038851_469243283535892_1925158492738420736_o
37019424_469243663535854_7229589956820205568_o

(Unila): Pembacaan ayat suci Al Quran menggema di Masjid Al Wasii Universitas Lampung (Unila), Kamis (12/7/2018) malam, pada kegiatan Nusantara Mengaji bersama Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti).

Nusantara mengaji yang diselenggarakan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) selaku tuan rumah ini dihadiri Menristekdikti Prof. Mohamad Nasir Ph.D., Ak., dan diikuti 12 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia melalui streaming video conference atau teleconference.

Menristekdikti mengungkapkan, dengan tadarus Al Quran akan mendapat perlindungan Allah SWT dan menjadi bangsa berdaulat, damai tanpa kerusuhan, sehingga melahirkan kualitas sumber daya manusia semakin berkualitas dan bertakwa.

Pada kesempatan itu, Mohamad Nasir juga menyapa sejumlah Perguruan Tinggi yang tergabung dalam teleconference Nusantara Mengaji 2018 antara lain Universitas Lampung (Unila), Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Borneo Tarakan (UBT), Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksa), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Riau (Unri), Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Sebelas Maret (USM), Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Universitas Sriwijaya (Unsri), Universitas Syah Kuala (Unsyiah), dan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).

Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M. P., mengatakan, ini merupakan kegiatan syiar islam, jadi ini adalah hikmah. Artinya walaupun bukan universitas Islam, sebagai PTN umum tetap harus melakukan kewajiban sebagai umat muslim.

Ia juga menambahkan, universitas tidak hanya menghasilkan ilmuan tetapi harus menghasilkan manusia-manusia yang memiliki iman dan takwa yang kuat. Hidup tanpa iman adalah gelap maka di tengah-tengah globalisasi marginalisasi iman itu selalu ada.

“Dengan nusantara mengaji ini kita hidupkan kembali syiar syiar Islam di PTN seluruh Indonesia dan diharapkan ke depan kita bisa mencetak sarjana-sarjana yang memiliki ilmu agama agar dapat memimpin negara ini.”[Mamanda/Inay_Humas]