LP3M Adakan Pelatihan Pembuatan Multimedia Pembelajaran

32588160_431744633952424_4415295116944605184_o
32752113_431744803952407_5327019521725169664_o
32764555_431744913952396_3078306612704706560_o
32803940_431744837285737_1454598083332538368_o
32853655_431744603952427_8361449534512955392_o

(Unila): Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Universitas Lampung (LP3M Unila) adakan pelatihan Pembuatan Multimedia Pembelajaran Bagi Dosen Unila. Kegiatan bertajuk “Penguasaan Multimedia sebagai Langkah Penguatan Atmosfer Akademik menuju Top Ten University” ini dihelat di ruang sidang lantai IV, mulai Selasa hingga Kamis (15-17/05/2018).

Pelatihan yang diikuti 30 dosen fakultas ini dibuka Rektor Unila Prof. Hasriadi Mat Akin, dan turut dihadiri Prof. Dr. Ir. Murhadi, M.Si., selaku Ketua LP3M serta Dr. Elida Purba selaku Sekretaris LP3M.

Proses pembelajaran merupakan salah satu hal penting dalam rangka pencapaian kompetensi berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Berhasil atau tidaknya proses pembelajaran dapat dilihat dari metode dan kualitas pembelajaran. Metode pembelajaran yang menarik dapat meningkatkan animo dan pemahaman peserta didik yang pada akhirnya tercapai kompetensi peserta didik sesuai dengan harapan.

Agus Trisanto, Ph.D., selaku penanggungjawab kegiatan dalam laporannya mengatakan, multimedia pembelajaran adalah salah satu metode pembelajaran yang memanfaatkan teknologi komputer untuk menjelaskan fenomena atau teori dengan menggunakan gambar dan suara. Mahasiswa melalui metode ini diharapkan memahami dengan jelas, kapan saja, di mana saja, tanpa terikat ruang dan waktu.

Dengan pelatihan pembuatan multimedia, dosen dapat membuat bahan ajar multimedia pembelajaran mata kuliah yang diampu sehingga dapat meningkatkan proses pembelajaran dan mutu pembelajaran. “Para dosen yang mengikuti pelatihan ini diharapkan dapat menguasai penggunaan perangkat lunak dan keras multimedia pembuatan bahan ajar,” ujarnya.
Untuk mahasiwa, lanjut Agus, diharapkan dapat mengoptimalkan kegiatan pembelajaran sehingga dapat belajar kapan saja dan di mana saja, serta dapat diulang-ulang hingga paham.

Prof. Hasriadi usai membuka pelatihan menyampaikan, kegiatan ini sangat mendukung kemajuan Unila di tengah-tengah kemajuan era teknologi. Unila dituntut untuk dapat mengikuti era teknologi agar tidak tertinggal. “Transfer ilmu di perkuliahan saat ini tidak hanya tatap muka saja, namun melalui online pun dapat dilakukan dengan mengandalkan kecanggihkan teknologi saat ini,” pungkasnya.

Ia berharap dosen yang mengikuti dapat beradpatasi mengisi media-media pembelajaran yang dapat diaplikasikan pada mata kuliahnya. Multimedia merupakan salah satu proses meningkatkan metode pembelajaran di Unila. “Bukan hanya meningkatkan pembangunan fisik saja, namun Unila perlu meningkatkan sisi akademis, “ tutur Hasriadi.[Dwi/Iny_Humas]