Global Volunteer Maulidya Berkontribusi dalam Pembelajaran Anak di Vietnam

(Unila): Maulidya Eka Savia, mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional, FISIP, Universitas Lampung (Unila) angkatan 2024, berkontribusi dalam kegiatan Global Classroom sebagai bagian dari program Global Volunteer yang berfokus pada Sustainable Development Goal (SDG) 4 atau Quality Education di Dolphin House Kindergarten, Hanoi, Vietnam, selama enam minggu pada 22 Juni hingga 3 Agustus 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendukung proses pembelajaran anak sekaligus memberikan ruang bagi volunteer untuk berkontribusi secara langsung dalam lingkungan pendidikan lintas budaya. Dalam kegiatan tersebut, Maulidya memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan interaktif bagi anak-anak melalui kegiatan mengajar bersama guru lokal.

Metode pembelajaran yang digunakan meliputi flashcards, bernyanyi, menari, dan bermain games. Setiap sesi dirancang agar menyenangkan dan hangat sehingga anak-anak merasa nyaman, bahagia, dan antusias untuk belajar.

Kegiatan ini melibatkan anak-anak usia 2–6 tahun dari tiga kelas dengan sekitar 8–10 anak di setiap kelas atau sekitar 24–30 anak. Dolphin House Kindergarten menjadi Operation Taker (OP Taker), dengan AIESEC in Hanoi sebagai host organization dalam pelaksanaan program tersebut.

Selama menjalankan kegiatan mengajar, Maulidya tidak hanya berkontribusi dalam proses pembelajaran anak, tetapi juga memperoleh pengalaman melalui interaksi dengan anak-anak, guru lokal, serta masyarakat dari latar belakang yang berbeda. Pengalaman tersebut memberikan ruang bagi Maulidya untuk menjadi lebih terbuka, fleksibel, percaya diri, berani mencoba hal baru, serta mampu beradaptasi dengan situasi yang belum pernah dihadapi sebelumnya.

Melalui pengalaman tersebut, Maulidya juga memperoleh perspektif yang lebih luas mengenai keberagaman dan proses belajar dari dunia di sekitarnya. Program ini memberikan dampak tidak hanya kepada penerima manfaat, tetapi juga kepada volunteer melalui pengalaman belajar dan berinteraksi secara langsung dalam lingkungan pendidikan lintas budaya.

Maulidya Eka Savia mengungkapkan bahwa pengalaman mengikuti Global Volunteer menjadi salah satu keputusan terbaik yang pernah dibuatnya. Ia merasa datang dengan pemikiran akan menjadi pihak yang memberi, tetapi justru memperoleh banyak hal dari anak-anak dan para guru selama berada di Vietnam.

Menurutnya hal itu adalah salah satu keputusan terbaik yang pernah ia buat. Ia datang ke Vietnam dengan berpikir bahwa ia akan menjadi orang yang memberi. Akan tetapi ia merasa anak-anak dan para guru justru memberikan jauh lebih banyak kepadanya.

“Pengalaman ini membuat saya lebih percaya diri, lebih berani mencoba hal-hal baru, dan mengajarkan saya untuk tidak terlalu memikirkan apa yang orang lain pikirkan tentang saya. Masyarakat lokal sangat baik dan ramah, dan saya merasa sangat diterima selama berada di sini. Setiap hari terasa istimewa dan semua pengalaman yang saya dapatkan akan selalu saya ingat. Hanoi bahkan sudah terasa seperti rumah kedua bagi saya,” ujar Maulidya.

Melalui kegiatan Global Classroom (SDG 4) di Dolphin House Kindergarten, pengalaman Maulidya dalam mengajar dan berinteraksi dengan anak-anak serta masyarakat dari latar belakang berbeda menjadi bagian dari kontribusinya dalam lingkungan pendidikan lintas budaya sekaligus proses pengembangan dirinya sebagai volunteer. [Magang_Shalu Munadiyan]