FKIP Gelar Bimtek Hybrid Learning

IMG_1973
IMG_1978
IMG_1991

(Unila): FKIP adakan Bimbingan Teknis Hybrid Learning Program PPG Dalam Jabatan Universitas Lampung. Kegiatan ini diadakan di Aula K Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Lampung, Kamis (31/5/2018).

Bimtek dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Bujang Rahman, M.Si., dekan, dan dosen FKIP Universitas Lampung.

Sugeng Widodo, S.Pd., M.Pd., dalam laporan kegiatan menuturkan, pada tahun sebelumnya FKIP telah menyelenggarakan program PPG prajabatan bersubsidi gelombang satu.

Tiga program studi yang menjadi peserta yaitu Teknik Kimia, Agrobisnis Produksi Tanaman, dan Agrobisnis Produksi Ternak.

Sedangkan kali ini bimtek dipersiapkan menjelang pelaksanaan PPG dalam jabatan. Sugeng menambahkan, untuk PPG dalam jabatan dilaksanakan oleh program studi PGSD, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, PAUD, dan Matematika. Kegiatan difokuskan pada pelatihan hybrid learning untuk mahasiswa PPG dalam jabatan.

Pelatihan yang akan berlangsung dua hari ini dikhususkan bagi PPG dalam jabatan dan menghadirkan dua pemateri yaitu Dr. Khaerudin, M.Pd., dari UNJ dan Rangga Firdaus, S.Kom., M.Kom. dari Universitas Lampung.

Dalam kesempatan itu pula Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Bujang Rahman, M.Si., menyampaikan kegembiraannya karena FKIP kembali mendapat kepercayaan untuk menyelenggarakan PPG dalam jabatan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan.

Bujang mengaku terkejut ketika mendengar metode Hybrid Learning. Ia mengungkapkan, metode itu pernah digunakan oleh FKIP ketika mendapat kepercayaan sebagai panitia penyelenggara program pendidikan jarak jauh.

Metode Hybrid Learning sendiri pada praktiknya banyak menggunakan sistem daring (pembelajaran melalui jaringan). Karena metode ini tidak memungkinkan maka digunakan lah metode Hybrid Learning.

Bujang juga meyakini, saat ini sudah masuk era Revoulusi Industri 4.0 dimana zaman ini robot dapat menggantikan peran manusia dalam industri. “Dan masa depan bangsa ini ada di tangan siswa-siswa yang diajar oleh guru-guru yang sedang ikut PPG ini,” ujarnya.

Bujang berpesan, para peserta jangan hanya disibukkan dengan bagaimana menggunakan internet dalam pembelajaran, tapi justru bagaimana membangun pola pikir di kalangan guru-guru untuk membuat para siswanya melek teknologi.

Dikesempatan terpisah, koordinator IT program PPG dalam jabatan, Amarulloh menyatakan, FKIP Unila sudah siap dengan infrastrukturnya. Ia menjelaskan, kelancaran sistem pembelajaran daring ini didukung dengan tools ataupun LMS (Brightspace).

“Ini bisa jadi prototype hybrid learning baik syncronus maupun asyncronus model, dengan pola pendidikan jarak jauh, tool ataupun LMS (Brightspace) bisa dimanfaatkan untuk kelancaran program sistem pembelajaran oleh instruktur maupun mahasiswanya”, jelas Amrul.

[rilisFKIP_gigih/Inay_Humas]