(Unila): Peran pendidikan hukum dalam pengembangan hukum nasional sangat berkontribusi pada pembangunan Indonesia. Untuk memperkuat hal itu para akademisi bidang hukum melakukan kajian terkait pembangunan hukum nasional, Senin (2/12/2019).

Penguatan itu dengan diselenggarakannya seminar nasional bertajuk “Pendidikan Hukum Berbasis Pancasila dalam Rangka Pembangunan Hukum Nasional di Universitas Lampung” di Auditorium Prof. Abdulkadir Muhammad, S.H., Fakultas Hukum kampus setempat.

Unila melalui fakultas hukum menghadirkan sejumlah narasumber pakar hukum Indonesia. Mereka di antaranya Dekan Fakultas Hukum Unsoed Prof. Dr. Ade Maman Suherman, S.H.M.Sc., Dekan FH UI Dr. Edman Makarim, S.H. LLM., Rektor Universitas Ekasakti (Padang) Dr. Otong Rosadi, S.H.M.H., dan Dekan FH Unila Prof. Maroni, S.H., M.Hum.

Rektor Unila Prof. Karomani saat membuka acara mengatakan, Indonesia di era revolusi industri 4.0 diharapkan dapat berkolaborasi demi pembangunan. Kerja sama yang diharapkan terhimpun dari sektor pendidikan dan nonpendidikan.

Karomani juga menjelaskan, Pancasila merupakan salah satu modal utama untuk memperekat keanekaragaman antarsuku bangsa di Indonesia.

Melalui diskusi mengenai hukum ini dapat bersandar dengan nilai-nilai Pancasila dan memberikan konstribusi maksimal dalam penyusunan rambu-rambu berbasis Pancasila.

“Krisis moral dan etika di era IR 4.0 kadang tersandra dengan istilah big data.
Mari kita gali nilai-nilai yang ada untuk mewarnai kehidupan dengan konteks kehidupan masyarakat Indonesia,” terang mantan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan ini.

Ketua Pelaksana Kegiatan Prof. I Gede Ab Wiranata menyampaikan, kegiatan ini diikuti sejumlah mahasiswa jurusan ilmu hukum dari PTN dan PTS di Bandarlampung serta perwakilan mahasiswa program kerja sama Unila dan Kejaksaan Tinggi Lampung.[Riky_Humas]