bj1
[inay-humas]

REKTOR Universitas Lampung (Unila) Prof. Hasriadi Mat Akin membuka Focus Group Discussion Dewan Riset Daerah (FGD-DRD) Lampung yang membahas gagasan baru mengenai peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Sai Bumi Ruwa Jurai, Selasa (11/10) siang.

Kegiatan yang digelar di ruang sidang lantai II Rektorat Unila ini bertujuan mengumpulkan data-data yang bersifat kualitatif sehingga sumber informasi mengenai kondisi pembangunan manusia di Lampung dan Universitas Lampung khususnya, bukan hanya berdasarkan angka-angka kuantitatif.

Pada kegiatan itu dipaparkan beberapa ulasan terkait kondisi pembangunan manusia di Lampung khususnya bidang pendidikan dan kesehatan. FGD dihadiri stake holder yang berkaitan dengan dua bidang tersebut, di antaranya disdikprov, Unila, balitbangda, darmajaya, dan dinkes.

Hasriadi mengatakan, sebagaimana diketahui pendidikan dan kesehatan menjadi salah satu penyumbang untuk meningkatkan IPM. Hingga saat ini, IPM Lampung tergolong rendah sekali kecuali Kota Metro (74,98) dan Bandarlampung (74,34) yang berada di atas rata-rata nasional.

Karena itu selaku dewan riset daerah, pihaknya menilai perlu mengadakan FGD guna memberikan semacam pandangan yang bisa memperkaya khasanah gubernur ataupun pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan apa yang akan diambil untuk meningkatkan IPM di Lampung, sehingga secara tidak langsung meningkatkan IPM di Unila.

“Mudah-mudahan hasil diskusi ini dapat disumbangkan terutama pembahasan tentang pengembangan pendidikan dasar, pemenuhan sarana prasarana, peningkatan pembinaan terhadap guru, dan secara umum meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Lampung,” paparnya.

Dalam diskusi tersebut pihak Rektorat menghadirkan dua pemateri yakni Wakil Bidang Akademik I Prof. Bujang Rahman yang mengulas tentang bidang pendidikan dan dr. Khairun Nisa, M.Kes., AIFO dari Fakultas Kedokteran Unila yang mengulas bidang kesehatan.[inay/humas]

bj3
[inay-humas]

Bagikan konten ini :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •