9 Mahasiswa Asing Tampil di Pentas Seni Unila

IMG_5692
IMG_5701
IMG_5838
IMG_5840
IMG_5849

(Unila): Unit Pengembangan Kerja sama Layanan Internasional Universitas Lampung (PKLI Unila) adakan Pentas Seni Mahasiswa Asing Universitas Lampung tahun 2018 di Aula Fakultas Pertanian, Senin (9/07/2018).

Kegiatan ini merupakan penampilan akhir mahasiswa asing yang belajar di Universitas Lampung. Sembilan mahasiswa asing yang tergabung dalam program Darmasiswa menyuguhkan sebagian materi yang dipelajari selama belajar di Kampus Hijau, di antaranya tari Siger Penguten, alat musik gamolan talo balak, dan memaparkan destinasi pariwisata sekaligus adat budaya masing-masing negara asal.

Alat musik Talo Balak dimainkan oleh lima mahasiswa asing, mereka adalah Ren Ogata dari Jepang, Abed Abdulloh Muhammad Saleh Rageh dari Yaman, Sengphasouk Souvankham dari Laos, Andrianarivony Georges Leoni dari Madagaskar, dan Vu Ngoc Thuy Trinh dari Vietnam.

Sementara beberapa mahasiswa asing asal Malaysia yang turut mengisi acara menampilkan tarian Pahang. Mereka yakni, Siti Aishah binti Yusoff, Nur Dini Syamimie binti Azmi, dan Nurshuhaily binti Zainisiam. Sedangkan dari Prancis, Lina Khelladi menpresentasikan destinasi pariwisata dan adat budaya di negaranya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Unila Prof. Dr. Hasriadi Mat Akin, Dekan FEB Prof. Satria Bangsawan, Dekan FKIP Dr. Muhammad Fuad, M.Hum., wakil dekan III FEB, wakil dekan I Fakultas Hukum, beserta jajaran pimpinan di lingkungan Universitas Lampung.

Kepala UPT PKLI Unila Prof. Dr. Cipta Ginting, M.Sc., mengatakan, mahasiswa asing periode ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu mahasiswa nongelar dan mahasiswa program. Mahasiwa nongelar memelajari Bahasa Indonesia dan seni budaya Lampung, sedangkan mahasiswa program terbagi atas program sarjana dan magister.

Program sarjana, katanya, menempuh pendidikan di FKIP Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, sedangkan program magister menempuh pendidikan di FKIP Jurusan Pendidikan Bahasa Prancis, FEB, dan FISIP Jurusan Hubungan Internasional.

Cipta juga menyampaikan, Unila dalam waktu dekat berencana menampung 10 mahasiswa dari Palestina untuk studi di Unila.

Pada kesempatan itu Rektor berpesan, seluruh mahasiswa asing bisa menyuarakan hal-hal positif ke negara-negara mereka sehingga Unila lebih mengglobal.[Dwi Putriana/Inay_Humas]