Unila-PTPN VII Jalin MoU Pengembangan Ekonomi Kerakyatan

Unila_PTPN_Bunga_Mayang1
Unila-PTPN VII Tandatangani MoU Pengembangan Ekonomi Kerakyatan

(Unila) : Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Sugeng P. Harianto menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Perkebunan Nusantara VII, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, dan Lembaga Musyawarah Masyarakat Adat Gunom Ragom Bunga Mayang-Sungkai.

Penandatangan dilakukan bersama Direktur SDM dan Umum PTPN VII Budi Santoso, Wakil Bupati Lampung Utara Drs. Rohimat Aslan, dan Ketua LMMA Gunom Ragom Ir. Anshori Djausal, M.T, Senin (22/4) di Ruang Rapat Lantai II Gedung Rektorat Unila.

MoU ini bertujuan untuk memajukan masyarakat melalui pendekatan ekonomi yang berbasiskan kerakyatan, dan pemberdayaan masyarakat adat, serta wawasan bina lingkungan yang diimplementasikan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi di lapangan.

Penandatangan MoU mencakup tentang program pengembangan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan masyarakat adat berwawasan lingkungan, dan berbasis ilmu pengetahuan serta teknologi.

Dalam sambutannya Budi Santoso mengatakan, untuk memajukan masyarakat diperlukan kombinasi kerja sama yang baik antara pemerintah setempat dalam hal ini Pemkab Lampura, di bidang regulasi, serta dibutuhkan sinergi yang baik dengan masyarakat adat setempat.

”Selanjutnya yang tak kalah penting adalah dukungan intelektual yang bersumber langsung dari kawah candradimuka cendekiawan Universitas Lampung. Dengan harapan peran sertanya di dalam aplikasi ilmu pengetahuan serta teknologi bidang agraria, sosial budaya, ekologi, perekonomian, serta bidang lain yang bisa diaplikasikan secara baik,” katanya.

Tujuan dilaksanakan MoU ini, tambah Budi, untuk menciptakan lingkungan yang kondusif, baik lingkungan fisik maupun lingkungan budaya. Kriteria kondusif adalah lingkungan yang aman dan tertib, didukung oleh kemakmuran bersama berdasarkan semangat pembangunan ekonomi kerakyatan, disertai oleh tenggang rasa yang tinggi antarsemua pihak, dalam menghadapi permasalahan dan tantangan sosial.

”Penandatanganan MoU ini juga merupakan buah manis dari hubungan yang selama ini sudah terjalin dengan baik antara PTPN VII (Persero) dengan tiga lembaga di depan. Bisa dikatakan kerja sama ini merupakan kolaborasi apik antara korporasi bisnis, akademisi, regulator, dibalut dengan kearifan lokal masyarakat adat setempat,” paparnya.

Sementara Ketua LMMA Gunom Ragom Ir. Anshori Djausal mengatakan, kerja sama ini dilakukan sebagai pembuktian yang sebelumnya telah dilakukan. Kerja sama ini telah dilaksanakan 10 tahun yang lalu, dan ini mulai dilaksanakan lagi.

”Kerja sama ini tentunya didasari prinsip 3 P (people, planet dan profit). Kerja sama ini dirintis harus saling menguntungkan. PTPN VII tidak akan hanya biaya riset tapi juga harus memberikan profit kepada perusahaan. Kami dari Lembaga adat ingin beri kontribusi bagi jawaban kondisi sosial masyarakat atas permasalahan hukum yang ada. Kelembagaan masyarakat ini penting diperkuat karena akan menjadi lembaga perekonomian,” pungkasnya.[]

 

Disarikan dari:  http://www.bumn.go.id/ptpn7/publikasi/berita/ptpn-vii-tanda-tangan-mou-majukan-ekonomi-kerakyatan/