Renovasi Dua Gedung Lama FP Dimulai

DSC_8299
Rektor Unila Prof. Sugeng P. Harianto meresmikan dimulainya perombakan gedung A dan N fakultas pertanian pada Jumat (29/8).

Unila: Rektor Universitas Lampung (Unila) memimpin langsung peletakan batu pertama perbaikan menyeluruh gedung A dan N untuk dua jurusan di Fakultas Pertanian Unila, Jumat (29/8) siang. Prosesi ini juga dihadiri beberapa pejabat Unila, antara lain, Wakil Rektor I, II, IV, Dekan FP, Dekan FISIP, Pembantu Dekan FP, Ketua Lembaga Penelitian, para profesor FP dan beberapa pejabat Unila lain.

“Dua gedung tersebut dan rata-rata beberapa gedung di Unila memang usianya sudah cukup tua, sekitar 20 tahunan, sehingga memang perlu diperbaiki,” ungkap Sugeng dalam sambutannya. Ia berharap, gedung-gedung lain di Unila yang sudah berumur cukup tua bisa diperbaiki seluruhnya.

Rektor juga mengatakan bahwa Unila akan berupaya maksimal melakukan kerjasama dengan berbagai pihak untuk perbaikan atau bahkan pembangunan gedung baru. “Kita doakan semua berjalan lancar, semua pihak terutama pihak kontraktor harus bekerja ekstra keras supaya pembangunan selesai tepat waktu,” papar Sugeng lagi.

Apalagi, menurutnya saat ini cuaca sedang tidak menentu, sehingga pekerjaan ini harus berpacu dengan waktu dan cuaca, namun tetap mengedepankan kualitas konstruksi. Setelah ini, ia juga meminta dukungan dan doa semua pihak untuk pembangunan gedung di Fakultas Hukum dan gedung pascasarjana.

renovasi dilakukan dengan menambah ruang kuliah dan lantai ini juga sebagai upaya Unila memberikan pelayanan terbaik proses perkuliahan bagi mahasiswa. Apalagi, menurutnya, Direktorat Pendidikan Tinggi Perguruan Tinggi telah meminta Unila untuk menambah angka partisipasi kasar (APK). “APK Unila ternyata masih tergolong kecil, Dirjen Dikti meminta Unila menambah hingga 40 persen,” ungkapnya.

Namun, upaya itu diakui Sugeng memang masih terkedala jumlah gedung yang ada. Sehingga, nantinya Unila akan bekerjasama dengan pemerintah Provinsi Lampung untuk menyediakan lahan untuk pembangunan gedung perkuliahan. Apalagi, Unila berniat akan menambah program studi dan fakultas baru.

Dekan FP Unila, Prof. Wan Abbas Zakaria yang mendampingi rektor mengungkapkan bahwa perombakan ini merupakan yang kedua, kali ini untuk Jurusan Agroteknologi dan Sosek Pertanian. Apalagi, tahun ini, mahasiswa baru FP bertambah lebih kurang 200 mahasiswa baru. “Nantinya akan ditambah ruang kuliah berkapasitas 40 orang untuk S1 dan ruang kapasitas 20 orang untuk Magister Pertanian,” imbuh Wan Abbas.

Wan Abbas berharap pekerjaan akan selesai tepat waktu dan bermanfaat bagi upaya peningkatan kualitas tri darma perguruan tinggi. “Semoga juga, selain untuk perkuliahan, bisa dijadikan station tourism bagi pihak luar Unila yang ingin bekerjasama atau studi banding. Kami juga masih terus menjalin kerjasama dengan pemerintah provinsi agar diberikan lahan seluas 300 hektar di Kota Baru untuk perluasan FP,” pungkasnya.[] Andry