Kebutuhan Waktu Jadi Basis Proyeksi Kegiatan

[dok: inay/humas]

(Unila): Mulai tahun anggaran 2017, kebutuhan waktu pelaksanaan bakal menjadi basis proyeksi kegiatan seluruh unit kerja di lingkungan Universitas Lampung (Unila).

Demikian instruksi Wakil Rektor Bidang Keuangan Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Muhammad Kamal, M.Sc., saat memberi pengarahan pada Workshop dan Implementasi Mekanisme Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran 2017 serta Sistem Informasi Pelaksanaan Anggaran (Simpan) Tahun 2017, Senin (6/2/2017).

“Telah saya sampaikan di awal Januari lalu, khususnya di jajaran Biro Perencanaan dan operatornya, agar bisa memproyeksikan kegiatan berdasarkan kebutuhan waktu pelaksanaan. Sehingga antisipasi lebih dini bisa dilakukan, termasuk menghitung berapa anggaran yang harus dialokasikan,” paparnya.

Proyeksi, lanjut Kamal, ditujukan untuk meminimalkan terjadinya penumpukan kegiatan maupun laporan pertanggungjawaban di bulan November dan Desember. Hal tersebut menjadi wajib dilakukan agar ada perubahan signifikan di tahun pelaksanaan anggaran 2017 dan memudahkan proses monitoring evaluasi (monev).

“Kita proyeksikan dari A sampai Z dengan membuat Petunjuk Operasional Kegiatan (POK). Kegiatan yang memakan waktu lama jangan sampai dimulai di semester kedua. Selain menghindari penumpukan, kita tahu berapa anggaran yang mesti disiapkan sampai pekerjaan itu selesai.”[inay/humas]