| Penelitian Dua Mahasiswa Fisika Masuk Final Lomba Teknologi BAPPEDA |
|
|
| Written by Hisna Cahaya, S.I.Kom |
| Monday, 30 July 2012 11:43 |
|
Saat tanah bergeser maka tiang penyangga yang ada di bagian bawah akan ikut bergeser, sehingga tali ikut bergeser. Nilai pergeseran itulah yang direspon oleh sensor potensiometer untuk dikuatkan oleh rangkaian pengkondisi sinyal. Keluaran dari rangkaian tersebut dikirimkan ke mikrokontroler untuk diolah dan selanjutnya nilai pergeseran tanah, dan tegangan yang terdeteksi ditampilkan ke computer. Selain itu sistem juga melakukan perekaman data langsung ke dalam Micro SD. Di Lampung terdapat banyak wilayah yang rentan terjadi bencana tanah longsor. Misalnya di Kabupaten Lampung Barat dan Tanggamus. Beberapa daerah yang disinyalir rawan longsor di Lampung Barat meliputi Kecamatan Gunung Kemala, Suoh, Sumber Jaya, Lemong, Belalau, Krui, dan Kecamatan Balik Bukit. Untuk daerah Tanggamus meliputi beberapa titik yaitu di Pekon Batu Keramat, dan beberapa titik di Kecamatan Kota Agung Timur, Kecamatan Limau, dan Kecamatan Semangka. Sehingga diperlukan alat yang mampu mendeteksi tanah longsor yang dapat menekan atau mencegah terjadinya korban jiwa dan juga kerugian lain yang ditimbulkan akibat pergeseran tanah. “Selama ini alat-alat deteksi longsor cenderung mahal sehingga tidak semua lapisan masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor dapat memiliki alat tersebut,” kata Warsito, saat mendampingi mahasiswanya dalam final Lomba Inovasi Teknologi kategori peneliti dan mahasiswa, Senin (16/7) lalu, di Kantor Bappeda Lampung. [R: Lisnawati-HCH] |
| Last Updated on Monday, 30 July 2012 11:55 |
Layanan Aplikasi : | Sistem Informasi Akademik - SIAKAD | Sistem Informasi Alumni | DIGITAL Library | E-Learning | Penjaminan Mutu | Matahari | Data Repository |
Layanan Internet : | Blog | Dosen/Staff Mail | Students Mail | Mailing List Official |
Gedung Rektorat Universitas Lampung
Jl.Prof.Sumantri Brojonegoro No.1, Gedong Meneng
Bandarlampung 35145
Telepon : +62-721-701609, +62-721-702673, +62-721-702971
Faksimile: +62-721-702767
Comments
RSS feed for comments to this post