Melihat Aktivitas Pusat Jasa Ketenagakerjaan Universitas Lampung

pjk
Seorang mahasiswa sedang mencari informasi di pojok PJK Unila.(foto dok. PJK Unila)

Awal 2013, Pusat Jasa Ketenagakerjaan (PJK) Universitas Lampung direvitalisasi. Penyebabnya, PJK itu sempat vakum sejak 1996. Dan saat ini, PJK tersebut kembali ramai diminati pengunjung.

Dahulu Vakum, Sekarang Disukai Pencari Kerja

RATUSAN sepeda motor berjajar rapi di halaman parkir utama Unila kemarin. Sementara, puluhan mahasiswa terlihat duduk-duduk di taman yang ada di samping tempat parkir tersebut.

Kemarin, Radar Lampung menyempatkan diri berkunjung ke perguruan tinggi yang terkenal dengan julukan Kampus Hijau itu. Tujuan wartawan koran ini untuk berkunjung ke PJK Unila. Sebelumnya, Radar mendapatkan informasi jika PJK Unila saat ini berbeda dengan PJK sebelumnya.

Karena pada 2013, PJK Unila telah direvitalisasi. ’’Silakan masuk Mas,” ujar Ketua PJK Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A. saat menyambut kedatangan Radar di ruang kerjanya kemarin.

Ayi yang sebelumnya sudah mengetahui maksud kedatangan Radar karena telah berhubungan melalui telepon langsung menceritakan mengenai revitalisasi yang dilakukan di PJK Unila.

Menurut dia, PJK Unila merupakan lembaga yang dibentuk dengan tujuan menyiapkan dan membekali lulusan sesuai kompetensi yang diperlukan dunia kerja agar mampu bersaing serta menjembatani para lulusan dalam rangka mendukung tercapainya visi Unila sebagai top ten university di Indonesia pada 2025.

Dia menceritakan, dalam sehari, PJK dikunjungi sekitar 20-30 alumni maupun mahasiswa semester akhir untuk mencari informasi dunia kerja. Tidak hanya itu, di PJK Unila juga melayani konsultasi pengembangan karir kewirausahaan.

Dia mengaku sejak diresmikan pada 1 April lalu, pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan. ’’Di sini, kami memberikan pelayanan ketenagakerjaan dan pengembangan kewirausahaan kepada mahasiswa serta alumni, swasta, instansi pemerintah, dan masyarakat umum”  katanya.

Ayi mengungkapkan, itu adalah salah satu program baru PJK Unila setelah direvitalisasi di tahun ini. ’’Bentuk revitalisasi lainnya adalah mengganti struktur kepengurusan,” bebernya.

Dia menjelaskan, program pelayanan ketenagakerjaan dan pengembangan kewirausahaan itu juga dilakukan oleh universitas ternama di luar Lampung dan program itu menurutnya sangat efektif untuk pengembangan karir alumni.

Dari PJK ini, lanjut dia, Unila akan bekerja sama dengan perusahaan swasta, BUMN, maupun instansi pemerintah dalam rangka pemenuhan SDM. ’’Dari sini nanti kalau ada informasi lowongan kerja dari sebuah perusahaan akan kami publikasikan ke website maupun ditempelkan di selebaran agar mudah diakses masyarakat” katanya.

Dosen di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unila ini menambahkan, di PJK Unila saat ini terdapat 4 divisi yang terdiri dari divisi tracer study, kewirausahaan dan pelatihan, pembinaan dan konsultasi karir, serta assessment center.

’’Kini yang paling banyak diminati pengunjung antara lain konseling kerja dan karir, bursa kerja (job fair), serta bursa kerja online,” terangnya.

Sementara Muhardi Ali, salah satu pengunjung PJK Unila, mengaku sangat terbantu dengan perubahan yang diterapkan lembaga tersebut. ’’Di sini, selain mendapat info pekerjaan, saya juga dibimbing untuk mengembangkan karir dan cara mengikuti tes di sebuah perusahaan,” kata dia. (p4/c1/whk).


Sumber : Radar Lampung – Jumat, 19 Juni 2013

Artikel ini diambil dari berbagai media yang memberitakan tentang Universitas Lampung, tidak memperhitungkan ada kerja sama atau tidak dengan media tersebut.