[Bahasa Indonesia / English]
Friday, 30 July 2010

Main Menu
Home
Profil
Akademik
Kemahasiswaan
Statistik
Kontak Unila
Tour Virtual
Peta Unila
Agenda
Kegiatan Mahasiswa
Info Unila
Unduh Informasi
Hasil Seleksi SNMPTN 2010 Khusus Unila
Hasil Seleksi Gelombang II Pascasarjana 2010
Informasi Ujian Mandiri Unila
Jadwal Pembayaran SPP Ganjil 2010
Audit Perkuliahan
Pedoman Beasiswa
Jurnal Online
RPJP 2005-2025
Masterplan Unila 2009-2019
Renstra 2007-2011
Panduan KKN
Pedoman KKN Tematik
Juklak & Juknis KKN Tematik Unila 2009
Lampiran Juklak Juknis
Arsip Berita
Akreditasi Prog.Studi Unila
Fokus
Kerjasama
Sains Dan Teknologi
Foto Gallery
Tautan
Abstrak Skripsi
Baitul Ummah
Buku Sekolah Elektronik
Puskom
Who's Online
We have 36 guests online
Unila News Feeds


page-unila

Dies Natalis Unila ke-44

logo-pidato

Download E-Book green campus

BGBD

komunitas unila

green campus


BEM FE: Mengembangkan Potensi Ekonomi Lokal
sunarto(Unila): Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi Universitas Lampung menggelar seminar nasional dengan tema "Implementasi UMKM Berbasis Kompetensi Sebagai Pengembangan Ekonomi Lokal", kemarin Selasa (09/03) bertempat di gedung aula Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Lampung.

Pembantu Rektor III Unila, Prof. Sunarto, S.H, M.H dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi kepada BEM FE yang telah mengadakan kegiatan ini, "Disaat semua kegiatan mahasiswa di Indonesia sedang panas-panasnya demonstrasi, BEM FE malah membuat sebuah inovasi yang menarik dan berpikir bagaimana membangun perekonomian di Indonesia menjadi lebih baik," ujar Pembantu Rektor III ini.
 
Terlebih lagi, tambahnya, paradigma pendidikan harus diubah dari kurikulum konvensional yang lebih mementingkan hard skill, dikembangkan dan dirubah arah kebijakannya agar lebih mengembangkan soft skill. "Untuk dapat disebut sebagai negara maju, jumlah entrepreuner-nya harus minimal 4 persen. Sedangkan di Indonesia hanya mencapai angka 0,8 persen, artinya dibutuhkan entrepreuner baru untuk mencapai angka minimal tersebut." paparnya.

Dalam kegiatan seminar nasional tersebut juga menghadirkan tiga pembicara yang mengupas masalah kewirausahaan di Indonesia, yakni Guru Besar FEUI Sri-Edi Swasono dengan judul makalah 'Menolak Neoliberalisme Menegakkan Kooperativisme, dan Prof. Dr. Satria Bangsawan, S.E., M.Si seorang Guru Besar Fakultas Ekonomi yang juga Pembantu Rektor IV Unila dengan memberikan makalah 'Upaya Pengembangan Umum Menuju Penguatan Ekonomi Lokal', serta Sandiaga Uno yang juga wakil ketua KADIN Indonesia bidang Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi, yang memaparkan materi bagaimana seharusnya UMKM tersebut dijalankan.

Kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 500 mahasiswa Fakultas Ekonomi tersebut, juga dihadiri oleh beberapa perwakilan dari Ikatan Sarjana Ekonomo Indonesia (ISEI) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) wilayah Lampung. Selain seminar nasional juga rangkaian kegiatan ini akan dilanjutkan dengan kegiatan lainnya, seperti Desa Binaan, lomba karya tulis ilmiah 2010, field trip, serta konferensi mahasiswa bisnis Indonesia. [redha]


Views: 377

Komentar (2)
RSS comments
1. Ditulis oleh pd 10-03-2010 20:36 - Guest - IP: 114.56.57.213
 
 
Acaranya bagus, tapi lebih bagus pihak terkait Kadin, Hipmi dll kerjasama sama pmilik modal BANK dll salurin kredit bunga ringan untuk pengusaha muda. Beberapa waktu lalu Hipmi udah lakuin tu klo ga salah kerja sama sm BANK Lampungt api sayangnya banyak masyarakat yang ga tau, tiba-tiba udah seremonial pemeberian pinjaman diserahkan. tapi kita ga tau kapan seleksinya, kapan dipublikasiin ada program itu, indikator penilaiaanya apa untuk dapet pinjaman itu. Niatnya bagus, programnya bagus tapi kurang sosialisasi. Unila jg beberapa waktu lalu pernah lakuin, klo Kadin sy belum denger mungkin karena pemerintah sama Kadin khususnya dilampung kurang akur ya. mudah2han kedepan bisa lebih banyak program seperti itu karena bener2 bisa membantu pengusaha muda.
 
2. Ditulis oleh pd 11-03-2010 11:19 - Guest - IP: 74.62.142.242
 
 
Kegiatan yg baik
Saya sangat mendukung acara ini. semoga semakin banyak entrepreneur2 muda yang menjalankan start-up bisnis di Lampung. Kebetulan saya mendapatkan kesempatan langsung mengamaati model start-up bisnis yang dilakukan di Harvard university, MIT, dan stanford University. Bahkan yg di silicon valley banyak perusahaan yang tutup tapi juga banyak yang kreatif membuka usaha jenis baru. Cultur menerima failure bukan sebagai kegagalan merupakan spirit mendasar dari entreprneur. Semoga acaranya sukses. Salam dari Palo Alto, Silicon valley. Komarudin
 

Beri Komentar
  • Silakan untuk mengisi komentar yang tidak keluar dari topik artikel.
  • Semua komentar yang tidak berhubungan akan segera dihapus.
  • Termasuk semua link yang digunakan untuk kepentingan spam marketing dsb.
Nama:
E-mail
Homepage
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code
I wish being prevented by email of the comments which will follow

Powered by BBS Unilanet v.1.4.6
© Copyright 2007 - www.unila.ac.id
All right reserved